211 sangat DAHSIAT!!! JAKARTA JDI PUTIH – Jakarta Video

source

Some local news is curated - Original might have been posted at a different date/ time! Click the source link for details.

34 Comments - Write a Comment

  1. Jhhhhhhhhhh Vidio jaman Ahok di-posting lagi?????

    Reply
  2. Masya Alloh betapa besar kecintaan nya umat Islam kpd kalimat tauhid

    Reply
  3. Yg demo itu sy yaqin haqqul yaqin gk dpt pahala krna gaggu org djalsn paling dpt dosa sm nasi satu bungkus aduh aduh smua hewan ketawa sm org2 yg demo mendigan bc qur an sm slawat drumahxa tuk meredam adzab dri allah

    Reply
  4. Hanya orang kafir yg membakar bendera tauhid. Allah hu akbar.

    Reply
  5. ALHAMDULILLAAHI RABBIL AALAMIIN..
    ALLOHU AKBAR ALLOHU AKBAR
    ALLOHU AKBAR ALLOHU AKBAR..
    LAA ILAAHA ILAALLOH..
    MUHAMMADUR ROSUULULLOH..
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD..
    WA ALAA ALI SAYYIDINAA MUHAMMAD..

    Reply
  6. 1bln ada3 kali sy yakin tepok jidat polisi bisa sj miskin mreka. Mk ny hukum itu tegak bukn sepihakvrakyat cerdas..

    Reply
  7. Admin, tolong jangan dicampur aksi 211 dengan aksi 212, nanti jd ada celah untuk menghina aksi 211

    Reply
  8. Min 50k + nasi bungkus / orang

    Reply
  9. YG ANTI KALIMAT TAUHID..
    BERATI BUKAN UMAT NYA NABI MUHAMMAD..

    Reply
  10. tumpah ruah, sampai luber-luber

    Reply
  11. MANA PAK JOKOWI GK KELIHATAN KATANYA KANGEN DEMO

    Reply
  12. Orang kurang ilmu paling mudah di provokasi. Paling garang kalo rame2. Aplg pas nganggur gk ada kerjaan. Sedikit dibumbui agama. Si kaya yg punya kepentingan seneng. Cucoklah. Begitu dikasih nasehat masukan, langsung nyaut kapir, anti is**m. Susah nyambung signalnya. Dia pikir dia paling bener. Adeh..jatuhnya politik jg.

    Reply
  13. Ayo saudara saudaraku seiman kita bersatu.
    Di alquran atau hadis tidak ada islam NU atau muhamadiah, kita satu hamba Alloh…
    Lupakan perbedaan. Kita lawan musuh musuh Alloh.

    Reply
  14. coba kibarin diarab saudi… berani gak…..

    Reply
  15. Banyak dalil-dalil al-sunnah dan atsar yang menjelaskan tentang al-liwâ’ dan al-râyah, diantaranya dari Ibn Abbas –
    radhiyaLlâhu ’anhu -:
    « ﻛَﺎﻥَ ﻟِﻮَﺍﺀُ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺃَﺑْﻴَﺾَ، ﻭَﺭَﺍﻳَﺘُﻪُ ﺳَﻮْﺩَﺍﺀَ »

    “Bendera (liwâ’) Rasulullah –shallaLlâhu ’alayhi wa sallam – berwarna putih, dan panjinya (râyah) berwarna hitam.” (HR. Al-Hakim, al-Baghawi, al-Tirmidzi. Lafal al-Hakim)

    Dari Ibn Abbas –radhiyaLlâhu ’anhu -:
    « ﻛَﺎﻧَﺖْ ﺭَﺍﻳَﺔُ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺳَﻮْﺩَﺍﺀَ ﻭَﻟِﻮَﺍﺅُﻩُ ﺃَﺑْﻴَﺾُ، ﻣَﻜْﺘُﻮﺏٌ ﻋَﻠَﻴْﻪِ : ﻟَﺎ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻣُﺤَﻤَّﺪٌ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ »

    “Panjinya (râyah) Rasulullah –shallaLlâhu ’alayhi wa sallam – berwarna hitam, dan benderanya (liwâ’) berwarna putih, tertulis di dalamnya: “lâ ilâha illaLlâh Muhammad RasûluLlâh”.” (HR. Al-Thabrani)

    Dari Jabir bin Abdullah –radhiyaLlâhu ’anhu -:
    « ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻨﺒﻲ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻛَﺎﻥَ ﻟِﻮَﺍﺅُﻩُ ﻳَﻮْﻡَ ﺩَﺧَﻞَ ﻣَﻜَّﺔَ ﺃَﺑْﻴَﺾَ »

    “Bahwa Nabi –shallaLlâhu ’alayhi wa sallam – liwa’-nya pada hari penaklukkan Kota Mekkah berwarna putih.” (HR. Ibn Majah, Al-Hakim, Ibn Hibban. Lafal al-Hakim)

    Dari Yunus bin Ubaid mawla’ Muhammad bin al-Qasim, ia berkata: Muhammad bin al-Qasim mengutusku kepada al-Bara’ bin ‘Azib, aku bertanya tentang râyah Rasulullah –shallaLlâhu ’alayhi wa sallam-
    seperti apa? Al-Bara’ bin ‘Azib menjawab:

    « ﻛَﺎﻧَﺖْ ﺳَﻮْﺩَﺍﺀَ ﻣُﺮَﺑَّﻌَﺔً ﻣِﻦْ ﻧَﻤِﺮَﺓٍ »
    ”(Al-Râyah) ia berwarna hitam, berbentuk persegi panjang terbuat dari kain wol.” (HR. Al-Tirmidzi, al-Baghawi, al-Nasa’i) [11]

    Dari al-Hasan –radhiyaLlâhu ’anhu -, ia berkata:

    « ﻛَﺎﻧَﺖْ ﺭَﺍﻳَﺔُ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ – ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﺳَﻮْﺩَﺍﺀَ ﺗُﺴَﻤَّﻰ ﺍﻟْﻌُﻘَﺎﺏَ »

    “Râyah Nabi –shallaLlâhu ’alayhi wa sallam – berwarna hitam disebut al-‘Uqab.” (HR. Ibn Abi Syaibah)

    Dalil-dalil di atas secara sharîh
    menisbatkan bendera dan panji dengan karakteristiknya yang istimewa kepada Rasulullah –shallaLlâhu ’alayhi wa sallam -.

    Maka tidak mengherankan jika para ulama hadits bahkan menuliskan satu subbab khusus berkenaan dengan al-liwâ’ dan al-râyah , diantaranya:

    Al-Bukhari dalam Shahih- nya menuliskan subbab (ﻣَﺎ ﻗِﻴْﻞَ ﻓِﻲ ﻟِﻮَﺍﺀ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭ ﺳﻠﻢ ),

    Ibn Majah dalam Sunan- nya menuliskan subbab ( ﺑﺎﺏ ﺍﻟﺮَّﺍﻳَﺎﺕ ﻭﺍﻷَﻟْﻮِﻳَّﺔ ),

    At-Tirmidzi dalam Sunan- nya menuliskan subbab (ﻣَﺎ ﺟَﺎﺀَ ﻓِﻲْ ﺍﻟﺮَّﺍﻳَﺎﺕ ),

    Ibn Hibban dalam Shahih-
    nya menuliskan subbab ( ﺫِﻛْﺮُ ﻭَﺻْﻒِ ﻟِﻮَﺍﺀِ ﺍﻟْﻤُﺼْﻄَﻔَﻰ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻋِﻨْﺪَ ﺩُﺧُﻮﻟِﻪِ ﻣَﻜَّﺔَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻔَﺘْﺢِ ) dan lainnya, yang cukup menunjukkan keberadaan bendera dan panji istimewa Rasulullah –shallaLlâhu ’alayhi wa sallam -.

    Reply
  16. Ulama n rakyat menyatu mantabzz salam 2 jari

    Reply
  17. alhamdulillah umat islam semakin kuat dan semakin bersatu ….semoga banyak yang mendapat hidayah

    Reply
  18. ALLAHU AKBAR…alhamdullillah umat islam sdh bersatu..

    Reply
  19. subhanallah,mahasuci allah telah menyatukan ummat islam,Inilah ummat yg cinta ALLAH DAN ROSUL NYA,ini lah ummat yg cinta kalimat tauhid..kalimat yg di agung kan ummat islam,kalimat yg di snjung nabi muhammad saw,ingat banser ummat islam akan diam,setelah mereka buat macam,nutil keciiiiiiiiil,mengaku banser nu..NU punya pasukan sendiri.yaitu pasukan NU,bilang banser nu,PASUKAN NU tak akan buat sembarangan,dan serendah itu, tanpa ada komando dari para ulama,meraka tak akan menyerang sesama islam,tak akan menganiaya saudara sendiri,ulama akan memberi komando apabila,NKRI dalam bahaya,ulama siap kan pasukan NU,untuk menjaga keamanan NKRI,menjaga kedamian .bukan banser,ketua nya menyuruh lepaztu sembunyi tangan.ibarat kan hangat hangat tai ayam

    Reply
  20. laa illaha illallah muhamadurasulallah….allahuakbar….tetap bersatu sodaraku….aman kondusip terkendali……waspada provokator…!

    Reply
  21. Jokowi tinggal menghitung bulan

    Reply
  22. Umat Islam Mulai bangkit Dari Indonesia Nyata

    Reply
  23. nuril banser ngumpet kyak bencong,,kata y mau menghadang

    Reply
  24. sedih lihat indonesia, disini unjuk kekuatan di sana unjuk kekuatan. iblis ngakak….

    Reply
  25. Masya allah, tabarakallah..

    Reply
  26. Alhamdulillah.. Allahu Akbar

    Reply

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Subscribe to the news via email

Send this to a friend